Artikel

Mengungkap Cara Kerja Rentenir yang dapat Melimbungkan Perekonomian Keluarga Anda

Tahukah Anda apa itu rentenir? Mengapa Anda harus menghindarinya jika tidak ingin keuangan keluarga Anda luluh lantak dibuatnya? Mari kita bahas sedikit tentang rentenir dan bagaimana cara kerjanya.

RENTENIR DAN TAWARANNYA YANG MENGGIURKAN

Rentenir merupakan pihak penyedia utang yang menerapkan bunga di setiap pinjaman dana yang diberikannya. Besarnya bunga yang dibebankan kepada peminjam terkadang melebihi batas kewajaran. Meski demikian, tidak sedikit orang yang terjebak dalam lilitan rentenir karena tergiur pinjaman dana yang cepat dan mudah.

Awalnya, rentenir akan menawarkan pinjaman dana yang bisa dicairkan dengan cepat tanpa syarat yang rumit. Iming-iming mendapatkan dana segar secara cepat inilah yang membuat banyak orang tergiur untuk mencobanya. Bayangkan, di saat kesulitan keuangan melanda, kemudian datanglah rentenir dengan wajah manisnya menawarkan dana segar bahkan tanpa syarat, tentu banyak orang yang tergoda untuk mengambil pinjaman tersebut bukan?.

BUNGA DI LUAR BATAS KEWAJARAN

Bunga yang ditetapkan rentenir juga berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing rentenir, berbeda dengan bank yang mengikuti suku bunga Bank Indonesia. Bunga ini harus dibayar bersama dengan cicilan per hari atau per bulannya. Jika peminjam gagal membayar cicilan berserta bunganya, bunga akan tetap dihitung mengikuti lamanya penundaan pembayaran.

Misalnya peminjam gagal membayar pinjaman sebanyak 2 bulan, maka pada bulan ketiga dia harus membayar bunga sebanyak 3 kali. Jadi, semakin lama penundaan pembayaran, semakin besar pula bunga yang harus ditanggung oleh peminjam. Bunga yang terus melilit bagai lingkaran setan yang tak berujung inilah yang membuat rentenir banyak disebut sebagai lintah darat.

MENAWARKAN UTANG BARU UNTUK MENUTUP UTANG LAMA

Saat peminjam gagal membayar cicilan dan bunga yang mencekik, rentenir biasanya akan mengajak rentenir lainnya untuk menawarkan dana segar kembali, agar bisa membayar utang pada rentenir pertama. Jika tawaran ini diambil, ibarat kata “gali lobang tutup lobang”, maka peminjam akan semakin sulit lepas dari jeratan rentenir.

RENTENIR TAK SEGAN UNTUK MENGANCAM

Saat nasabah atau peminjam telah berkali-kali gagal membayar cicilan beserta bunga pinjaman, rentenir tidak akan segan menggunakan jasa debt collector. Debt collector ini akan berusaha membuat peminjam membayar utangnya dengan cara apa pun, bahkan dengan ancaman penganiayaan. Mereka tak segan mengancam, menggunakan kata-kata kasar, dan mengintimidasi setiap pelanggan yang melakukan kredit macet.

Demikian cara kerja rentenir untuk mendapatkan “mangsa”, yang akhirnya membuat peminjam bekerja banting tulang demi membayar bunga pinjaman yang kian menjerat. Jadi, sebisa mungkin hindari melakukan pinjaman pada rentenir jika Anda tidak ingin keuangan keluarga Anda limbung dan berantakan karenanya. Mari lebih bijak dalam menggunakan uang dan melakukan peminjaman, agar tidak terjerat dalam perangkap rentenir.

Image Source : http://www.rallywa.com

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *